Senin, 20 Agustus 2012

Ringkasan Materi PD I dan II


BAB 1 Perang dunia I dan II
Ringkasan materi
1.         Perang dunia I terjadi pada tahun 1914–1918.
2.         Sebab umum Perang dunia I :
a.    Adanya pertentangan antara negara-negara Eropa, seperti :
F Jerman dengan Perancis, penyebab pertentangan karena Perancis ingin melakukan politik Kevanche, Perancis balas dendam terhadap Jerman atas kekalahannya pada perang tahun 1870–1871.
F Jerman dengan Inggris, penyebab pertentangan karena Inggris merasa tersaingi oleh Jerman dalam bidang industri, daerah jajahan dan pembangunan Angkatan laut yang dilakukan oleh Jerman.
F Jerman dengan Rusia, penyebab pertentangan karena jerman dianggap menghalangi Politik Air hangat Rusia yang akan menerobos ke laut tengah.
b.    Adanya politik persekutuan/system of alliances antarnegara Eropa, seperti :
F Triple alliance, blok Jerman atau Sentral berdiri tahun 1882 dengan anggotanya adalah Jerman, Austria-Hongaria, dan Italia.
F Triple Entente, blok Perancis atau sekutu berdiri tahun 1907 dengan anggotanya adalah perancis, Inggris, dan rusia.
c.     Perlombaan senjata di Eropa, yang timbul akibat adanya politik persekutuan.
3.         Sebab khusus Perang Dunia I adalah karena Terbunuhnya Putra Mahkota Austria, Frans Ferdinand di Sarajevo-Bosnia oleh Gabriell Princip, anggota Serbia raya pada tanggal 28 Juni 1914.
4.         Jalannya Perang Dunia I.
Perang Dunia I berkecamuk di Eropa, Afrika dan Asia Pasifik, yang terbagi menjadi medan (front) pertempuran sebagai berikut ini :
1)    Front Barat, merupakan daerah pertempuran antara jerman melawan Belgia dan Prancis, yang terkenal dengan pertempuran Somme. Pertempuran ini terjadi dekat perbatasan Belgia-Perancis di bulan Juli-November 1916. Dalam pertempuran tersebut, lebih dari 600.000 prajurit sekutu dan 650.000 prajurit Jerman terbunuh.
2)    Front Timur, merupakan daerah pertempuran antara Rusia melawan Austria-Hongaria dan Prusia Timur.
3)    Front Selatan, merupakan daerah pertempuran antara Italia melawan Austria-Hongaria dan Jerman.
4)    Front Balkan dan Timur Tengah, merupakan daerah pertempuran negara Austria-Hongaria, Inggris, Turki, Yunani, Bulgaria, Syria dan Mesir.
5)    Front Asia Pasifik, merupakan daerah pertempuran Jerman dan Jepang yang dibantu oleh negara-negara Asia Pasifik.
5.         Perang Dunia I berakhir dengan kemenangan di pihak Sekutu dengan Perjanjian Versailes (tanggal 28 Juni 1919) antara Sekutu dengan jerman.
6.         Isi Perjanjian Versailles :
a.    Jerman harus menyerahkan kembali daerah yang dikuasai selama perang kepada para pemiliknya.
b.    Jerman harus menanggung seluruh biaya ganti rugi perang sebesar 132 miliar mark.
c.     Angkatan perang Jerman harus diperkecil, batas maksimal pasukannya hanya berjumlah  100.000 orang
d.    Kapal-kapal dagang Jerman diserahkan kepada Inggris sebagai pembayaran kerugian perang.
e.    Wilayah jerman di sebelah barat sungai Rhein (Rheinland) diduduki pasukan Sekutu sebagai jaminan selama 15 tahun.
f.     Jerman kehilangan semua daerah jajahannya dan diserahkan kepada Inggris, Prancis, dan Jepang.
g.    Danzig menjadikotamerdeka di bawahmandatLigaBangsa-Bangsa.
7.         Dampak Perang Dunia I
Bidang Politik
Bidang Sosial
Bidang Ekonomi
a.    Wilayah negara yang kalah perang semakin sempit, sedangkan wilayah negara pemenang perang semakin luas.
b.    Tenggelamnya empat kekaisaran besar di Eropa menjadi negara-negara republik, yaitu jerman, Austria-Hongaria, Rusia, dan Turki.
c.     Di Eropa Timur timbul negara-negara baru, seperti Polandia, Cekoslowakia, Yugoslavia, dan Hongaria. Di Timur Tengah timbul negara-negara baru, seperti Irak, Saudi Arabia, Iran, Yordania, Syria, dan Mesir.
d.    Lahirnya Liga Bangsa-Bangsa ( LBB) yang diprakarsai oleh Presiden Amerika Serikat, Woodrow Wilson.
e.    Kegagalan Liberalisme mengatasi kekacauan dan kesulitan akibat perang mengakibatkan timbulnya totalitarianisme di berbagai negara. Di Italia lahir Fasisme, di Jerman lahir Nazisme, di jepang timbul militerisme, dan di Rusia timbul komunisme.

a.    Negara-negara Eropa banyak kehilangan pemuda.
b.    Peranan perempuan meningkat, menggantikan generasi muda yang gugur dalam perang. Setelah perang tuntutan emansipasi wanita semakin kuat.
c.     Perang Dunia I yang berlangsung selama 4 tahun, telah menelan banyak korban, baik yang tewas, luka-luka, ditahan atau hilang.

a.    Hancurnya saran fisik dan non fisik.
b.    Hancurnya pusat-pusat industri di eropa.
c.     Rusaknya daerah pertanian yang mengakibatkan timbulnya kelaparan yang hebat di Rusia.
d.    Terjadinya krisis malaise pada tahun 1929, yakni krisis ekonomi dunia yang diawali hancurnya sektor-sektor ekonomi Amerika Serikat.

8.         Sebab-sebab kekalahan Jerman dan negara-negara pendukungnya adalah ;
a.    Bergabungnya Italia denganpihakInggris, Rusia, Perancistahun 1915.
b.    Terlibatnya Amerika Serikat membantusekututahun 1917.
c.     Blokadesekutuygsangatketat, pengorganisasiankekuatanyglebihbesardenganpihak AS.
d.    Terjadinyagerakansosial di Jermandan Austria-Hongariaygbosandenganpeperangan
9.         Latar belakang berdirinya LBB untuk menciptakan perdamaian yang abadi dengan melenyapkan perang dari muka bumi.
10.     Liga Bangsa-Bangsa (League of Nations) secara resmi berdiri pada tanggal 10 Januari 1920 atas gagasan dari presiden USA yaitu Woodrow Wilson. Beliau mengusulkan suatu konsep perdamaian yang disebut dengan “Peace Without Victory”.
11.     Pada awal berdirinya LBB mempunyai anggota 24 negara selanjutnya berkembang menjadi 60 negara dengan berkedudukan di Jenewa, Swiss.
12.     Sifat keanggotaan LBB adalah sukarela dan tidak mengikat.
13.     Dalam susunan organisasi, LBB mempunyai empat badan utama yaitu :
a.    Sidang umum (the council)
b.    Skretariat tetap (the secretary)
c.     Dewan khusus, dan
d.    Mahkamah Internasional (the world court)
14.     Tujuan Liga Bangsa-bangsa :
a.    Menjamin perdamaian dunia.
b.    Menghindari terjadinya perang.
c.     Mengadakan diplomasi terbuka dan menaati hukum internasional dan perjanjian internasional.
15.     Sebab-sebab kegagalan LBB :
a.    Tidak adanya peraturan-peraturan yang mengikat, semuanya dilakukan secara sukarela.
b.    Tidak mempunyai alat kekuasaan yang nyata untuk menindak setiap negara yang melanggar.
c.     Terlalu lemah terhadap negara-negara besar.
d.    Adanya pergeseran tujuan dari masalah perdamaian ke masalah politik.
16.     Perang Dunia II terjadi pada tahun 1939-1945.
17.     Sebab umum Perang Dunia II :
a.    Pertentangan paham (liberalisme dan totaliterisme)
Penganut liberalisme : Inggris, Perancis, dan Amerika Serikat.
Penganut totaliterisme : Jerman, Italia, dan Jepang.
b.    Politik aliansi (persekutuan mencari kawan)
Blok As/Fasis  (Sentral/Poros) : Jerman, Jepang, dan Itali (negara Totaliterisme.
Blok Sekutu/Komunis : Perancis, Inggris, Rusia, Amerika, Australia, RRC, Uni Soviet, dan lain-lain.
c.     Semangat untuk balas dendam (Revanche Ide).
d.    Perlombaan Senjata.
e.    Pertentangan antanegara imperialisme
f.     Kegagalan Liga Bangsa-bangsa
LBB tidak mampu menghadapi negara-negara besar.
18.     Sebab khusus Perang Dunia II :
F Tanggal 1 September 1933  mengawali pertempuran di Front Eropa dan Afrika Utara, karena adanya serangan Jerman atas Polandia.
F Serangan Jepang ke pangkalan AL Amerika Serikat di Pearl Harbour Hawaii pada tanggal 7 Desember 1941 mengawali Front Pasifik.
19.     Periodisasi (tahap-tahap perang)
F Tahun 1939-1942              : tahap (periode) awal, blok As memperoleh kemenangan.
F Tahun 1942                         : merupakan titik balik (turning point).
F Tahun 1943-1945              : periode akhir, dengan kemengan di pihak Sekutu.
20.     Dampak perang Dunia II
Bidang Politik
Bidang Ekonomi
Bidang Sosial
·  Tampil dua negara adikuasa (superpower) yaitu Amerika Serikat dan Rusia (Uni Soviet) sebagai pemenang dalam Perang Dunia II. Masing-masing menjadi kutub politik dunia. Amerika Serikat menjadi poros demokrasi Liberal, sedangkan Rusia (Uni Soviet) menjadi poros komunisme.
·  Terjadinya perebutan pengaruh antara Amerika Serikat dan Uni Soviet yang menimbulkan Perang Dingin (the cold war). Jika keduanya berimbang terjadi keseimbangan kekuatan (Balance of Power Policy), walaupun perdamaian diliputi ketakutan.
·  Nasionalisme di Asia berkobar dan timbul negara-negara merdeka seperti Indonesia (17 Agustus 1945),Filipina (4 Juli 1946), India dan Pakistan Dominion (15 Agustus 1947) dan India merdeka penuh 26 Januari 1950, Birma (4 Januari 1948), dan Ceylon (dominion 4 Februari 1948).
·  Munculnya politik mencari kawan atau aliansi yang dibentuk berdasarkan kepentingan keamanan bersama, misalnya NATO (North Atalantic Treaty Organization) adalah pakta pertahanan bentukan Amerika Serikat. Sedangkan pakta pertahanan bentukan Rusia (Uni Soviet) adalah Pakta Warsawa.
·  Munculnya politik memecah belah negara, misalnya:
1)   Jerman dibagi menjadi dua negara, yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur.
2)   Korea dibagi menjadi dua negara, yaitu Korea Selatan dan Korea Utara.
3)   Indo-Cina dibagi menjadi tiga negara, yaitu Laos, Kamboja, dan Indo-Cina.
4)   India dibagi menjadi dua negara, yaitu India dan Pakistan.
·  Munculnya negara-negara merdeka di Asia, seperti Indonesia, India, Pakistan, Srilanka dan Filipina.

·  Perang Dunia II menghancurkan perekonomian negara-negara di dunia kecuali Amerika Serikat. Amerika Serikat menjadi pusat kekayaan dan kreditur dari seluruh dunia. Untuk menanamkan pengaruhnya di negara-negara Eropa dan yang lain, Amerika Serikat melaksanakan program. Misalnya Truman Doctrine (1947), Marshall Plan (1947), Point Four Truman dan Colombo Plan. Program-program ini merupakan usaha untuk membendung berkembangnya komunisme.

·     Untuk membantu penduduk yang menderita akibat korban Perang Dunia II PBB membentuk UNRRA (United Nations Relief Rehabilitation Administration). Tugas UNRRA di antaranya sebagai berikut:
F Memberi makan kepada orang-orang yang terlantar.
F Mendirikan rumah sakit.
F Mengurus pengungsi dan menyatukan dengan keluarganya.
F Mengerjakan kembali tanah yang rusak.

· Timbul inisiatif mendirikan lembaga internasional yang memiliki wibawa dalam memelihara perdamaian dunia. Inisiatif itu datang dari Franklin Delano Roosevelt (AS) yang diteruskan oleh penggantinya Harry S. Truman, Winston Churchill (Inggris), dan Joseph Stalin (Uni Soviet). Inisiatif ini terlaksana dengan berdirinya United Nations atau Perserikatan Bangsa-bangsa.

21.     Konferensi Postdam (2 Agustus 1945) Antara Sekutu dan Jerman
Konferensi ini diadakan antara Sekutu dengan Jerman yang dihadiri oleh Thruman, Stalin, dan Attlee. Konferensi ini menghasilkan keputusan sebagai   berikut:
·      Jerman dibagi dalam 4 daerah pendudukan yakni bagian timur oleh Rusia, bagian barat oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis. Kota Berlin yang terletak di tengah-tengah daerah pendudukan Rusia, dibagi 4 bagian yakni Berlin Barat (Amerika Serikat, Inggris, Perancis) Berlin Timur (Rusia).
·      Danzig dan daerah Jerman sebelah timur Sungai Oder dan Neisse diberikan kepada Polandia.
·      Angkatan Perang Jerman harus dikurangi jumlah tentara dan peralatan militernya (demiliterisasi).
·      Penjahat perang, yakni tokoh-tokoh NAZI harus dihukum di bawah pengawasan internasional.
·      Jerman harus membayar kerugian perang kepada Sekutu.
22.     Perjanjian San Fransisco (8 September 1951) Antara Sekutu dan Jepang
Perjanjian ini diadakan antara Sekutu dengan Jepang pada tahun 1945 dan dibuat di Jepang. Pada mulanya perjanjian ini hanya bersifat sementara. Kemudian Perjanjian San Fransisco disahkan pada tanggal 8 September 1951. Rusia tidak ikut menandatangani perjanjian ini sehingga tidak mengakuinya. Perjanjian ini berisi:
·      Kepulauan Jepang di bawah pengawasan Amerika Serikat.
·      Kepulauan Kurile dan Sakhalin Selatan diberikan kepada Rusia. Sedangkan Mantsyuria dan Taiwan diberikan kepada Tiongkok.
·      Tokoh-tokoh fasis diadili sebagai penjahat perang dan harus dihukum di bawah pengawasan internasional.
·      Jepang harus membayar kerugian perang kepada Sekutu.
23.     Terbentuknya PBB
Berawaldarigagasanparapemimpinnegarauntukmenyelamatkanduniadaribencanaperangdanmewujudkanperdamaiandunia yang abadi, Roosevelt (PresidenAmerikaSerikat) dan Winston Churchill (PerdanaMenteriInggris) melakukanperundinganpada 14 Agustus 1941.Perundingan yang dilakukan di ataskapal Augusta milikAmerikaSerikatmenyepakatiAtlantic Charter yang berisihakuntukmenentukannasibsendiridanmengimbausetiappersengketaandiselesaikanmelaluimejaperundingan.
SebagaikelanjutanAtlantic Charter, diadakanKonferensi Yalta di SemenanjungKrimpada 22 Februari 1945.Pertemuantersebutdihadirioleh Roosevelt, Churchill, danJosefh Stalin (PresidenRusia).HasilpertemuanmenghasilkanRumus Yalta (Yallta Formula).SesuaidenganhasilKonferensi Yalta, pada 25 April–26 Juni 1945, dilaksanakankonferensi di San Fransisco yang menghasilkanCharter for Peace (PiagamPerdamaian).PiagamtersebutmenandailahirnyasekaligusmenjadilandasankegiatanPerserikatanBangsaBangsa (PBB).Setelahdisetujuiolehanggota-anggotanyapada 24 Oktober 1945, piagamtersebutsecararesmimulaidiberlakukandan 24 Oktober 1945 ditetapkansebagaiharilahirnya PBB.

TujuandidirikannyaPerserikatanBangsa-Bangsa, yaitu:
  1. memeliharaperdamaiandankeamananinternasional;
  2. mengembangkanhubunganpersaudaraanantarbangsa;
  3. mengadakankerjasamainternasionaldalambidangekonomi, sosial, budaya, dankeamanan;
  4. sebagaipusatpenyelarasansegalatindakanbersamaterhadapnegara yang membahayakanperdamaiandunia.

AsasPerserikatanBangsa-Bangsa, yaitu:
  1. semuaanggotamempunyaipersamaanderajatdankedaulatan;
  2. setiapanggotaakanmenyelesaikansegalapersengketaandenganjalandamaitanpamembahayakanperdamaian, keamanan, dankeadilan;
  3. setiapanggotaakanmemberikanbantuankepada PBB sesuaidenganPiagam PBB;
  4. PBB tidakbolehmencampuriurusandalamnegerinegara lain.




0 komentar:

Poskan Komentar